6 Cara Menyemai Bibit Jahe Agar Cepat Tumbuh Lebat

Cara menyemai bibit jahe- Jahe adalah salah satu tanaman yang dapat dibudidayakan untuk kemudian dijual dan memiliki nilai ekonomis yang lumayan tinggi.

5+ Cara Menyemai Bibit Jahe Agar Cepat Tumbuh Lebat

Dalam budidaya agar sukses adalah dengan menggunakan bibit yang berkualitas tinggi dan unggul.

Agar menghasilkan hasil panen yang maksimal nantinya dan tentunya akan berdampak pada pendapatan.

Bibit jahe didapatkan dari jahe itu sendiri, dimana jahe yang sudah cukup tua disemai agar mengapatkan rimpang untuk dijadikan bibit.

Budidaya jahe cukup terbilang mudah yaitu dan dapat ditanam langsung ditanah maupun didalam polybag atau untuk menghemat uang bisa dengan menggunakan bahan bekas serpti bekas kantong semen.

Penyemaian selain untuk menghasilkan bibit yang unggul juga dapat menjadi indikator untuk memilih bibit yang sehat agar nanti pada proses pertumbuhan dapat berjalan dengan seragam dan adapat dipanen sekaligus.

Untuk proses penyemaian dapat dilakukan dengan beberapa cara, pada artikel ini kita akan mencoba untuk menyemai dengan menggunakan media bedengan.

Cara menyyemai bibit jahe

Ada beberapa hal yang perlu untuk dipersiapkan, berikut ini alat dan bahan yang perlu dipersiapkan yaitu nibit jahe (rimpang jahe) yang sehat.

Indikator dari bibit yang sehat adalah dengan melihat usia jahe yang sudah tua yaitu kisaran umur 10 bulan keatas dan memiliki 2-3 mata tunas dan terlihat tidak memiliki penyakit.

1. Buat bedengan

Pertama buat bedengan dengan tinggi 30-40cm dan lebar 50 cm serta sesuaikan panjang bedengan sesuai dengan kebutuhan kamu.

2. Gunakan media tanam yang subur

Kamu bisa menggunakan media tanam berupa tanah yang gembur dan dicampurkan dengan pupuk organik dengan perbandingan 1:1 serta sudah dipersiapkan jauh sebelum proses penyemaian.

3. Susun bibit jahe

Setelah media tanam sudah tersedia susun bibit jahe dengan jarak 3-4 cm serta letan mata tunas ada dibawah atau menghadap kebawah.

4. Tutup dengan tanah

Lalu tutup dan timbun bibit jahe tadi dengan tanah yang dicampur degan pupuk organik atau dengana tanah bekas bakaran dengan tinggi 2 cm.

5. Penyiraman

Proses penyiraman dilakukan dengan kurun waktu 2 hari sekali dengan melihat apakah tanah terlihat kering atau tidak dan jangan terlalu lembab karena akan menyebabkan kebusukan pada bibit jahe.

6. Pindahkan bibit jahe

Proses penyemaian biasanya memakan waktu 1,5 bulan untuk jahe dapat dipindahan ke lahan untuk proses pembesaran.

Itulah cara penyemaian bibit jahe agar dapat menghasilkan panen yang sukses.

Semoga artikel ini dapat membantu kamu.
Link copied to clipboard.