Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menanam Daun Saga Beserta Cara Merawatnya

Daun saga merupakan tanaman yang dikenal sebagai tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan untuk dijadikan obat sariawan dan penghilang bau mulut.

Daun saga merupakan tanaman yang dikenal sebagai tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan untuk dijadikan obat sariawan dan penghilang bau mulut hingga untuk obat batuk.

Cara Menanam Daun Saga Beserta Cara Merawatnya
Image by google

Tumbuhan ini masuk pada kategori tanaman yang tumbuh merambat dan dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 2-5 m biasanya banyak ditemukan di pekarangan rumah dan banyak juga dimanfaatkan untuk menjadi hiasan di pagar.

Daun saga memiliki biji yang berwarna jingga kemerah-merahan, jika dilihat, daun pohon saga memiliki bentuk yang majemuk ganjil dengan panjang 0,6-2,5 cm dan lebar 3-5 mm.

Walaupun memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, ternyata biji dari pohon saga memiliki racun sehingga tidak boleh dikonsumsi.


Karena memiliki banyak manfaat yang baik, banyak orang ingin untuk membudidayakan pohon saga ini untuk dimanfaatkan daunnya.

Untuk membudidayakan atau menanam daun saga sangat mudah karena tergolong pada tanaman yang tidak membutuhkan perawatan yang ribet,

Selain itu juga tanaman ini dapat tumbuh subur pada wilayah tropis seperti Indonesia.

Cara menanam pohon saga menggunakan biji

  1. Pertama persiapkan biji pohon saga yang sudah tua.
  2. Lalu bersihkan biji pohon saga dan rendam pada air selama 20 menit agar memudahkan biji untuk berkecambah.
  3. Selagi menunggu biji direndam, kamu juga harus mempersiapkan lahan untuk menyemai biji pohon saga.
  4. Sebelumnya, campurkan tanah dan pupuk organik untuk menjadi media penyemaian biji tanaman saga.
  5. Jika sudah, silahkan untuk menyemai biji saga pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
  6. Atau kamu bisa menggunakan kapas untuk menjadi media penyemaian karena lebih mudah untuk dikontrol dan penyaluran air yang lebih baik
  7. Lalu timbun biji dengan tanah dan lakukan penyiraman rutin hingga biji berkecambah.
  8. Letakkan media penyemaian pada tempat yang terkena dengan sinar matahari.
  9. Setelah biji berkecambah, kamu bisa dipindahkan ketempat yang lebih besar lagi biasanya ini membutuhkan waktu lebih kurang 3-4 bulan setelah proses penyemaian, bisa juga menggunakan polybag untuk tempat pembesaran pohon saga namun disarankan agar diletakan pada media tanah langsung agar memudahkan dalam proses perawatan.
  10. Pohon saga bisa dipanen setelah berumur 6-8 bulan

Selain menggunakan biji untuk budidaya pohon saga, bisa juga dengan menggunakan batang pohon saga dengan cara di steak.

Cara menanam pohon saga dengan cara steak

  1. Persiapkan pohon saga yang akan di steak yang tidak terlalu tua maupun terlalu muda.
  2. Lalu potong batang pohon saga berukuran 20-30 cm dan tanam pada media tanah.
  3. Setelah itu bisa dilakukan penyiraman rutin hingga akar tumbuh dan jangan lupa untuk menambahkan pupuk untuk mempercepat pertumbuhan pohon saga.

Cara merawat pohon saga

Pohon saga merupakan tanaman yang tidak memerlukan perawatan yang sulit. untuk melakukan perawatan bisa dengan mencukupi asupan nutrisi dengan memberikan pupuk dengan rentang waktu 1-2 bulan sekali.

Dan juga saat pohon saga masih muda, lakukan penyiraman dengan rutin agar pohon saga tidak mati.

Selain itu juga kamu bisa penyemprotan insektisida sistemik agar pohon saga terkendali dari hama yang bisa menyerang.

Dan membuang gulma yang ada di sekitar tumbuhnya pohon saga.

proses panen bisa dilakukan dengan cara memotong sekitar 20-30 cm ujung pohon saga untuk bisa dimanfaatkan. akar pohon saga juga bisa dijual untuk kebutuhan obat-obatan

Itulah cara untuk menanam pohon/daun saga dengan cara mudah.

Posting Komentar untuk "Cara Menanam Daun Saga Beserta Cara Merawatnya"